|
Pada dasarnya konsep DNS sama saja, hanya kemampuan dan fasilitasnya yang semakin disempurnakan. DNS (Domain Name System) merupakan
server yang melakukan penerjemahan dari nama domain atau host menjadi
IP address atau sebaliknya dari IP Address menjadi host atau domain.
Windows Server 2008 masih tetap menggunakan DNS dengan konsep yang
sama, tetapi yang paling menonjol adalah dalam hal penggunaan IP. Sejak
Windows Vista, Microsoft sudah memperkelankan IPv6 dan tentu saja
Windows Server 2008 mendukung sepenuhnya IPv6 ini.
Administrasi
domain dibagi ke dalam unit administrative yang disebut dengan zone.
Zone terdiri dari domain maupun sub domain. Masing-masing zone akan
ditangani oleh suatu server yang disebut dengan name server. Zone yang
menangani penerjemahan dari nama domain ke IP Address disebut dengan
forward lookup zone, sedangkan zone yang menangani pentermahan dari IP
Address ke nama domain atau host disebut reverse lookup zone.
Domain
merupakan kumpulan komputer atau host di suatu jaringan, misalnya
domain support.microsoft.com merupakan kumpulan komputer divisi support
microsoft.
Domain di bagi ke dalam:
-
Root
Level Domain: merupakan domain level tertinggi di Internet.
Dilambangkan dengan titik (.). Root Domain ditangani oleh beberapa Name
Server yang tersebar di seluruh dunia
-
Top Level Domain: domain yang berada di bawah root. TLD dibagi ke dalam beberapa organisasi dan kode negara.
-
Second Level Domain: domain level kedua di bawah TLD. Misalnya microsoft.com
TLD Organisasi
-
Com : organisasi komersial
-
Edu : organisasi pendidikan
-
Gov : organisasi pemerintah
-
Mil : organisasi militer
-
Int : organisasi internasional
-
Net : Internet Service Provider
-
Org : organisasi non profit
-
TLD Country/Negara:
-
id : Indonesdia
-
de : Jerman
-
my : Malaysia
-
sg : Singapore
TLD khusus :
-
In-addr.arpa : domain khusus untuk resolusi IP Address ke nama.
-
FQDN
(Fully Qualified Domain Name) merupakan nama lengkap host dan nama
domain. Misalnya nakula. Support.microsoft.com merupakan server bernama
nakula di domain support.microsoft.com.
Name Server
Untuk menangani resolusi nama ada dua Name Server:
-
Primary Name Server : Server yang mengambil referensi nama langsung dari lokal database
-
Secondary Name Server : Server yang mengambil referensi dari Primary Name Server.
Resource Record
Resource
Record merupakan record yang terdapat dalam database DNS untuk
menerjemahkan IP Address ke nama dan dari Nama ke IP Address.
Ada beberapa resource Record:
-
A Record : berisi nama host dan IP Address
-
SOA (Start of Authority) Record : siapa yang bertanggung jawab atas suatu zone.
-
NS (Name Server) Record: name server yang bertanggung jawab atas suatu zone
-
CNAME (Canonical Name) Record : nama alias untuk suatu host
-
PTR (Pointer) Record : berisi penunjuk IP Address ke nama host
-
MX (Mail Exchanger) Record : berisi nama email server untuk domain tertentu.
source: http://wss-id.org/blogs/tutang
|